PT Emas Antam Indonesia atau PT EAI merupakan anak perusahaan ANTAM yang bergerak di bidang bisnis emas retail. PT EAI juga merupakan distributor resmi ANTAM, pemegang lisensi merek ANTAM serta pemilik dari brand EmasKITA dan Kencana. EAI bertujuan untuk masuk dan menjadi reputable player di bisnis emas ritel, perhiasan dan microbar domestik. EAI memulai bisnis sebagai distributor produk goldbar ANTAM dan merupakan pemegang lisensi merek ANTAM yang saat ini bekerjasama dengan mitra strategis PT Hartadinata Abadi Tbk (“HRTA”) dalam memproduksi dan memasarkan emas batangan dengan merek Emaskita dan Kencana.
Baca selengkapnya
Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia adalah kementerian yang mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang agraria/pertanahan dan tata ruang dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Kementerian Agraria dan Tata Ruang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia dijabat oleh seorang menteri yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pertanahan Nasional. Sejak 27 Juli 2016 Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia dipimpin oleh Sofyan Djalil. Di era kabinet kerja, Presiden Jokowi menggabungkan Badan Pertanahan Nasional dengan unit pemerintah yang mengurusi penataan ruang, planologi dan perencanaan kehutanan, serta informasi geospasial.
Baca selengkapnya
Bank Syariah Nasional (BSN) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perbankan Syariah. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 2 Oktober 2025. Pemerintah Indonesia memegang mayoritas saham perusahaan ini melalui Danantara. Perusahaan sebelumnya bernama Bank Swaguna yang berdiri pada tahun 1966 hingga tahun 2010. Pada tahun 2007, Bank Swaguna diakuisisi oleh Bank Victoria International dan pada tahun 2010 dikonversi menjadi bank berlandaskan syariah dengan nama Bank Victoria Syariah (BVS). Pada tahun 2025, BVS diakuisisi oleh Bank Tabungan Negara (BTN) dan selanjutnya digabungkan dengan Unit Usaha Syariah BTN, ditambah menyandang nama baru sebagai BSN.
Baca selengkapnya
Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) telah menjadi salah satu program andalan nasional (Pemerintah dan Pemerintah Daerah) untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat. Program Pamsimas I yang dimulai pada Tahun 2008 sampai dengan Tahun 2012 dan Pamsimas II dari Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2015 telah berhasil meningkatkan jumlah warga miskin perdesaan dan pinggiran kota yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi, serta meningkatkan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat di sekitar 12.000 desa yang tersebar di 233 kabupaten/kota
Baca selengkapnya
PT United Tractors atau yang dikenal sebagai PT UT adalah distributor peralatan berat terbesar di Indonesia yang menyediakan produk-produk dari merek ternama dunia seperti Komatsu, UD Trucks, Scania, Bomag, Tadano, dan Komatsu Forest. PT United Tractors adalah perusahaan dengan sejarah panjang, PT United Tractors merupakan anak perusahaan PT Astra International. Didirikan pada 13 Oktober 1972, UT melaksanakan penawaran umum saham perdana di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada 19 September 1989 menggunakan nama PT United Tractors Tbk (UNTR), dengan PT Astra International Tbk sebagai pemegang saham mayoritas.
Baca selengkapnya
PT Reska Multi Usaha merupakan salah satu anak perusahaan PT. Kereta Api Indonesia (persero) yang berdiri pada 2003, fokus bisnis perusahaan ini adalah melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program PT Kereta Api Indonesia (persero) selaku perusahaan induk khususnya usaha restoran kereta api serta usaha lainnya. Bidang usaha pelayanan diatas kereta api meliputi, service on train (SOT), perparkiran, restorasi, Loko Cafe, Loko Kiosk, dan Cathering. Awal mula hadirnya PT Reska Multi Usaha, dimulai dari perjalanan sang induk PT Kereta Api Indonesia (persero) mengalami berbagai perubahan dan perbaikan baik dalam status perusahaan maupun kegiatan operasional selama 67 tahun keberadaannya di Indonesia.
Baca selengkapnya
Lembaga Penjamin Simpanan atau yang disingkat LPS merupakan sebuah lembaga independen yang memiliki fungsi menjamin simpanan nasabah perbankan di Indonesia. Badan ini dibentuk berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan yang ditetapkan pada 22 September 2004. Undang-undang ini mulai berlaku efektif 12 bulan sejak diundangkan sehingga pendirian dan operasional LPS dimulai pada 22 September 2005. Setiap bank yang melakukan kegiatan usaha di wilayah Republik Indonesia wajib menjadi peserta penjaminan LPS. LPS berfungsi menjamin simpanan nasabah bank dan turut aktif dalam menjaga stabilitas sistem perbankan sesuai kewenangannya. Sejak tanggal 22 Maret 2007 dan seterusnya, nilai simpanan yang dijamin LPS maksimum sebesar Rp 100 juta per nasabah per bank, yang mencakup pokok dan bunga/bagi hasil yang telah menjadi hak nasabah. Bila nasabah bank memiliki simpanan lebih dari Rp 100 juta maka sisa simpanannya akan dibayarkan dari hasil likuidasi bank tersebut.
Baca selengkapnya
PT. Mekar Armada Investama Sebagai Holding Company dari New Armada Group (NAG). New Armada Group mengawasi 32 unit bisnis yang beroperasi di berbagai sektor, termasuk otomotif, manufaktur, keuangan, dan jasa industri. Dengan semangat inovasi berkelanjutan, komitmen terhadap kualitas unggul, dan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama, New Armada Group terus bergerak maju sebagai grup bisnis terkemuka di Indonesia, siap menghadapi tantangan di masa depan.
Baca selengkapnya
Bank BNI 46 sejak awal didirikan pada tanggal 5 Juli 1946, sebagai Bank Pertama yang secara resmi dimiliki Negara RI, BNI merupakan pelopor terciptanya berbagai produk & layanan jasa perbankan. BNI terus memperluas perannya, tidak hanya terbatas sebagai bank pembangunan, tetapi juga ikut melayani kebutuhan transaksi perbankan masyarakat umum dengan berbagi segmentasinya, mulai dari Bank Terapung, Bank Sarinah (bank khusus perempuan) sampai dengan Bank Bocah khusus untuk anak-anak. Seiring dengan pertambahan usianya yang memasuki 67 tahun, BNI tetap kokoh berdiri dan siap bersaing di industri perbankan yang semakin kompetitif.
Baca selengkapnya
PT Indonesia Comnets Plus atau yang dikenal sebagai ICON Plus adalah anak perusahaan BUMN PT PLN berfokus pada penyediaan jaringan, jasa, dan content telekomunikasi, khusus untuk mendukung teknologi dan system informasi PT PLN (Persero) dan publik. Untuk itu Perseroan mengadakan berbagai layanan unggulan seperti Clear Channel, Multi Protocol Label Switching (MPLS), akses internet broadband, Voice over Internet Protocol (VoIP), dan aplikasi perbankan. Sebagai anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh PLN, pada awalnya perusahaan berfokus untuk melayani kebutuhan PLN akan jaringan telekomunikasi. Seiring dengan kebutuhan industri akan jaringan telekomunikasi dengan tingkat
availability dan
reliability yang konsisten, perusahaan melihat peluang baru untuk mengembangkan usahanya yaitu dengan mengkomersialkan kelebihan kapasitas jaringan telekomunikasi dan ketenagalistrikan serat optik milik PLN di Jawa dan Bali.
Baca selengkapnya
PT. Trakindo Utama adalah perusahaan penyalur (dealer) resmi alat-alat berat produk Caterpillar, sebuah perusahaan produsen alat berat terkemuka di dunia asal Amerika, cakupannya meliputi industri pertambangan, minyak dan gas bumi, konstruksi, kehutanan dan pertanian, serta power system. di samping itu sebagai dealer satu-satunya di Indonesia (di samping produk alat berat lain seperti Bitelli, Olimpian, dll). PTTU juga menyediakan jasa service yang komprehensif baik maintance, layanan purna jual, jaminan ketersediaan komponen dan penjualan komponen original Caterpillar.
Baca selengkapnya
PT Kobexindo Equipment adalah anak perusahaan dari PT Kobexindo Tractors Tbk yang berdiri pada tahun 2007 dan berfokus dalam bidang distribusi dan penjualan dan rental alat-alat berat seperti Forklif dari jerman (Jungheinrich) serta menjual alat-alat kebersihan seperti Hako dan suku cadangnya serta jasa terkait. Pada tahun 2018 jumlah karyawan sudah mencapa 210 karyawan, di tahun yang sama pula Kobexindo Group berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 35,6 persen yakni US$ 101,50 juta yang dikontribusikan oleh keempat segmen bisnisnya yakni segmen penjualan unit alat berat yang berkontribusi 77,55 persen terhadap total pendapatan atau sekitar US$78,71 juta.
Baca selengkapnya