PT Sinar Mas Multifinance (Simas Finance) adalah perusahaan yang bergerak dalam jasa usaha pembiayaan sewa guna usaha, anjak piutang dan pembiayaan konsumen. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985 dengan nama PT Sinar Supra Leasing Company, lalu berganti nama menjadi PT Sinar Supra Finance Co., dan akhirnya memilih nama baru yang digunakan sampai sekarang. Pada tahun 1995 seluruh saham perusahaan dibeli oleh PT Sinar Mas Multiartha Tbk, sebuah perusahaan investasi dibawah kelompok usaha Sinar Mas. Pada Februari 1995, PT Sinar Mas Multiartha Tbk membeli seluruh saham PT Sinar Supra Finance dan mengganti nama perusahaan yang dibelinya menjadi PT Sinar Mas Multifinance pada awal 1996. Pada Juni 1996, sesuai pedoman Departemen Keuangan Republik Indonesia, dipindahkan seluruh aktiva pembiayaan dari PT Sinar Mas Multiartha TBK kepada Simas Finance. Sesuai dengan laporan keuangan Akuntan Publik Hanadi Sujendro, pemindahan ini meliputi nilai aktiva sebesar Rp.521 milyar.
Baca selengkapnya
PT Indo Acidatama Tbk merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri agro kimia. Perusahaan ini pertama kali didirikan sejak tahun 1983 dengan nama PT Indo Alkohol Utama Selanjutnya perusahaan berganti nama menjadi PT Indo Acidatama Chemical Industry sejak tahun 1986. Unit bisnis perusahaan bergerak dalam industri agro kimia dengan produk utama berupa ethanol. Perkembangan perusahaan ini semakin pesat. Terbukti dengan dibangun-nya pabrik seluas 11 hektar dengan kapasitas produksi sebesar 18.000 kl ethanol/tahun, acetid acid 12.000 ton/tahun dan ethyl acetate sebesar 4.500 ton/tahun yang telah beroperasi sejak tahun 1987. Perusahaan telah melakukan berbagai usaha guna meningkatkan hasil produksi. Hal ini membuahkan hasil sehingga dalam satu dasawarsa saja perusahaan telah berhasil memproduksi ethanol terbesar di Indonesia. Pada tahun 2005 perusahaan berhasil “go public” dengan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dalam kelompok Industri Dasar dan Kimia. Dengan ini maka perusahaan resmi berubah nama menjadi PT Indo Acidatama Tbk yang dipakai sejak Mei 2006.
Baca selengkapnyaPT Sanbe Farma merupakan group perusahaan farmasi yang melaksanakan pengembangan formulasi, produksi, dan penjualan produk obat yang aman dan berkualitas tinggi. Sanbe Farma didirikan oleh Jahja Santosa Apt pada tahun 1975.
Unit yang pertama kali berdiri adalah Unit I yang bertempat di Leuwigajah. Pada mulanya Unit I ini memproduksi obat steril dan obat non steril. Pada tahun 1985 Sanbe mulai memproduksi obat-obatan β-laktam dan sefalosporin. Produksi antibiotik ini dilakukan di pabrik Unit II yang juga terletak di Leuwigajah. Memasuki tahun 1992, Sanbe Farma mulai memproduksi obat-obatan warung atau obat over the counter (OTC), salah satunya adalah Sanaflu. Setelah tiga puluh tahun, Sanbe Farma menjadi perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan menurut IMS report tahun 2007. Sanbe Farma menempati posisi teratas dari 205 industri farmasi, termasuk 41 industri multinasional di Indonesia. Dari lima belas produk ethical yang diresepkan di Indonesia, empat produk berasal dari Sanbe Farma.
Baca selengkapnyaPT Meratus Line yang didirikan pada tahun 195 adalah perusahaan pelayaran Indonesia pertama yang mengoperasikan layanan kapal kontainer khusus pada tahun 1990. Meratus adalah perusahaan pelayaran terpadu Indonesia yang menyediakan solusi transportasi jaringan dan titik-ke-titik. Mengoperasikan jaringan layanan liner yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan utama di Indonesia dan didukung oleh kantor-kantor yang dimiliki di seluruh Indonesia, Meratus sangat menekankan pada keselamatan, kualitas, dan fokus pelanggan. Saat ini Meratus telah berkembang menjadi sektor-sektor berikut: Kontainer, Charter, Dry Bulk, Terminal, Logistik dan LNG (JV). PT Meratus Line merupakan perusahaan pelayaran multinasional dan sudah menjalin kerjasama dengan berbagai negara antara lain dengan negara di Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura, dan negara bagian Australia seperti Darwin, Port Hedland, Dampier.
Baca selengkapnyaCitibank Indonesia merupakan cabang dari Citibank, N.A. (Citibank) yang berkantor pusat di New York, Amerika Serikat. Citibank sepenuhnya dimiliki oleh Citigroup Inc. Citi sudah hadir di Indonesia sejak tahun 1968. Bersama dengan lebih dari 3.500 karyawan, Citi telah menyediakan layanan perbankan harian, perusahaan dan investasi untuk para nasabahnya. Berdasarkan total aset, Citi merupakan salah satu bank asing dengan aset terbesar di Indonesia. Citibank beroperasi di 10 cabang di 6 (enam) kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, dan Denpasar. Citibank memiliki jaringan transaksi nasabah di sekitar 33.000 titik pembayaran dan jaringan distribusi korporasi di sekitar 6.000 lokasi di 34 provinsi. Citibank terkoneksi dengan jaringan ATM Bersama dengan lebih dari 70.000 terminal ATM yang tersebar di berbagai lokasi di seluruh wilayah Indonesia.
Baca selengkapnya
PT Angkasa Pura Retail adalah anak perusahaan PT Angkasa Pura I atau PT Angkasa Pura Airport yang didirikan pada 23 September 2014. Pendiriannya bertujuan untuk menggenjot pendapatan PT Angkasa Pura I dari usaha non aeronautika dengan cara memanfaatkan lahan ritel di bandara. PT Angkasa Pura Retail bergerak di bidang usaha penjualan dan pemasaran, dengan usaha penjualan berbentuk Duty free, Duty Paid, Food & Beverage (F&B), sedangkan untuk jasa pemasaran berupa komunikasi pemasaran, desain grafis, media placement & buying, dan event activation. Salah satu produk Angkasa Pura Retail adalah gerai F&B berupa coffee corner yang diberi nama REPUBLIK.
Baca selengkapnyaPT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) adalah perusahaan yang bergerak di bidang Industri Corrugated Carton Box & Paper Mills. Perusahaan ini memproduksi karton box, paper tube, dan paper cone. PT Sriwahana Adityakarta, Tbk yang berdiri sejak 1990memiliki visi untuk menjadi perusahaan yang terintegrasi dalam industri kertas dan Plastik di Indonesia,dan memiliki misi yaitu menghasilkan produk dengan kualitas terbaik sesuai dengan harapan dan keinginan konsumen, menghasilkan produk dengan harga yang kompetetif.Saat ini, SWAT memiliki 2 buah pabrik yang menghasilkan 4.000 ton per bulannya dengan utilisasi sebesar 30%. Untuk saat ini, 60% produksi perusahaan digunakan di segmen Food and beverages sementara sekitar 10% hingga 20% digunakan untuk special box di bidang militer.
Baca selengkapnyaPT Smelting Gresik adalah perusahaan pengolah biji tembaga menjadi tembaga murni, dengan tingkat kemurnian sampai 99,99%. Pabriknya terletak di kabupaten gresik jawa timur. proses pengolahan yang dilakukan disini adalah dengan menggunakan metode mitsubishi proses yang dikembangkan pada tahun 1970-1980 yang merupakan metode paling modern dalam pengolahan tembaga. dan hanya ada 5 pabrik di dunia ini yang menggunakan mitsubishi proses ini. dan salah satunya adalah di PT Smelting Gresik. PT Smelting didirikan di Gresik karena pabrik peleburan tembaga menghasilkan produk samping berupa asam sulfat yang dapat digunakan sebagai bahan baku pupuk. Selain itu pabrik ini terletak di tepi laut sehingga memudahkan transportasi bahan baku melewati jalur laut. Pada tanggal 28 Mei 1999 dimulai proses produksi komersial, PT Smelting memproduksi 200.000 ton pertahun katoda LME mutu A dari 656.000 ton pertahun konsentrat tembaga yang disuplai oleh PT Freeport Indonesia.
Baca selengkapnya
PT Indosat Mega Media (IndosatM2) adalah sebuah perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh PT Indosat Tbk, penyelenggara jasa telekomunikasi terkemuka di Indonesia. IndosatM2 beroperasi secara penuh sejak tahun 2000 untuk membangun dan menerapkan jasa dan produk berbasis IP, internet dan multimedia di Indonesia. IndosatM2 melayani empat segmen pelanggan: korporasi (besar, menengah, dan kecil), pemerintah, institusi, residensial dan perorangan. Layanan korporasi dan institusi meliputi jaringan Virtual Private Network (VPN), sambungan langsung ke backbone internet internasional, serta penyedia layanan multimedia. Pada tahun 2000 IndosatM2 mula mengoperasikan sistem TV kabel berlangganan yang dilengkapi dengan internet dari area Kelapa Gading, dengan kantor pusat di Plaza IM2 Jalan Kebagusan Raya No. 36, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pada tahun yang sama IndosatM2 juga memulakan kerja sama pemasaran dalam bentuk memasarkan internet pada pelanggan Kabelvision (kini First Media). Pada tahun 2001 PT Indosat Tbk. menyerahkan pengelolaan bisnis internetnya yang diberi nama IndosatNet ke IndosatM2, yang menjadikan IndosatM2 sebagai penyelenggara jaringan internet terbesar di Indonesia.
Baca selengkapnyaPT Oasis Waters International yang dahulu bernama PT Santa Rosa Indonesia didirikan pada tanggal 15 Maret 1984 merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi dan distribusi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan merk OASIS, dan pertama kali dipasarkan di area Jabodetabek, Cilegon dan Bandung. untuk mempermudah masyarakat mendapatkan air minum sehat dan segar, saat ini PT Oasis Waters International telah memiliki 21 kantor cabang yang melayani lebih dari 1.000.000 pelanggan dengan outlet yang tersebar di Jabodetabek, Cilegon, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Palembang, Menado dan Kalimantan dengan sistem penjualan langsung atau direct selling. Selama 30 tahun, PT. Oasis Waters International telah dipercaya oleh pelanggan dari berbagai bidang, seperti : Perkantoran/Instansi, Modern Marketm Industri/Pabrik, Wholesaler, Perhotelan, Retailer, Rumah Sakit, Restoran, Cafe, Sport Club, Perumahan dan masih banyak lagi.
Baca selengkapnya
Bank SBI Indonesia mulai dikenal pada saat State Bank of India (SBI) yang merupakan Bank terbesar di India mengakuisisi 76% saham PT Bank IndoMonex pada 14 Desember 2006, yang selanjutnya mengambil alih kendali manajemen pada bulan Juni 2007 dan beroperasi di Indonesia sebagai anak perusahaan dari SBI. Pada bulan Juni 2009, Bank SBI Indonesia memperoleh status sebagai Bank Devisa yang mana berhak untuk menjalankan bisnis dalam transaksi valuta asing. Kemudian, pada tahun 2009 itu pula nama Bank berubah menjadi Bank SBI Indonesia untuk merefleksikan kepemilikan yang baru dari SBI.Pada bulan Agustus 2013, SBI kembali mengakuisisi 23% saham dari PT Ravindo Jaya, sehingga menambah kepemilikan sahamnya menjadi 99%. Dalam rangka menuju Bank dalam kategori BUKU 2, para pemegang saham Bank SBI Indonesia telah melakukan penambahan modal dalam 3 (tiga) tahap, dimana tahap ke-3 disetorkan pada bulan November 2015 Baca selengkapnya

PT Semen Grobogan merupakan Perusahaan semen satu-satunya dan industri terbesar yang ada di Kabupaten Grobogan tepatnya di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Jawa Tengah. Perusahaan ini memiliki beberapa blok penambangan batu gamping Maskumambang seluas 41.36 hektare, Blok Watudukun dengan luas 199.30 hektare dan Blok Candrageni seluas 650 hektare. Sedangkan lokasi yang digunakan untuk pabrik luasnya sekitar 54 hektar. Pembangunan pabrik ini semula dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun 2016. Namun, realisasinya baru terlaksana pada awal tahun 2018 karena ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan lebih dulu. Proses pembangunan pabrik semen dilakukan secara bertahap. Dalam enam sampai tujuh bulan berfokus pada pembangunan fondasi tapak pabrik. Kemudian, diteruskan pembangunan konstruksi bangunan serta pemasangan alat berat unuk produksi semen. Pembangunan pabrik butuh waktu sekitar 2,5 tahun dan pada tahun 2020 ini pabrik sudah mulai beroperasi. Investasi secara pendirian pabrik mencapai 300 juta US Dollar.
Baca selengkapnya